Selamat tahun baru ya..
kita sambut tahun 2011 ini dengan penuh rasa gembira..
Semoga kita di berikan banyak rezeki di tahun yang baru..
Aku ingin mengucapkan terimakasih telah membaca noteku..
meskipun kalian engga mau komen...
ya sudah lah...
aku butuh saran buat note ku...
mohon beri saran yang selayaknya ya...
aku butuh banget nih..
Oh ya,,,
Aku hari ini mau pulang ke pekanbaru..
tapi aku engga minat banget..
di sini orang masih libur..
enakya... T.T
Pesta yahun baruku dirayakan dengan minum teh bersama abang'' ku..
meski tehnya kemanisan yang penting minum aja..
kami bikin gorengan buat di santap..
Kalo kalian mau tahu aku tidur jam 1 malam loh..
gara'' abang aku ngajakin main sepeda sama kembang api..
Sialnya abang ku jadi sasaran tembak kembang api..
Habis deh tangannya..
hahaha..
sekian laporan tahun baru ku baca note ku terus ya...
xxXxx
By : Itsumi-Chan
Jumat, 31 Desember 2010
Kamis, 30 Desember 2010
Hinata First Love
Hinata, itulah nama seorang gadis berusia 12 tahun dan tinggal di kalangan keluarga Hyuga yang super serius. Hinata tinggal bersama Ayah dan KakaknyaHyuga Neji. Ibunya telah lama meninggal (?). Konoha's City adalah nama kota di daerah Negara Api. Disinilah semua orang menulai hidup baru di daerah indah dan nyaman, sehingga banyak orang-orang dari negara lain yang berkunjung.
Pagi ini seperti biasa, sebelum berangkat sekolah Hinata harus menyiapkan sarapan pagi untuk keluarganya. Karena hanya dia anak perempuan di keluarganya. Ini hari pertamanya bersekolah di Junior High School Konoha's City, sekolah ternama di konoha. Kepala Sekolahnya Tsunade.
"Hinata ! Makanannya sudah selesai ?" Kata Ayah Hinata.
"Tunggu ! sebentar lagi.." Hinata membawakan ShuShi dan teh hijau kesukaan Neji dan Ayahnya.
Setelah sarapan Hinata dan Neji pergi ke sekolahnya yang baru. Neji di kelas 1-2, sedangkan Hinata 1-1. Hinata sekelas dengan teman Elementary School Konoha's Academy-nya dulu. Ada Sakura, Ino, Tenten, dan Temari.
"Hinata.. Ternyata kamu sekelas dengan kami ! Aku senang !" Kata Sakura.
"Eh.. Iya Sakura.." Kata Hinata tersenyum.
"Wah.. tampilan baru ya hinata ?" Kata Temari.
"Aku hanya mengikalkan bagian bawah rambutku.." Kata Hinata.
"Aku tahu kenapa kamu mengikalkannya ?" Kata Tenten.
"Kamu tahu ?" Kata Ino.
"Karena Neji kalau lihat rambut tergerai langsung di potong (Makanya Neji mengikat rambutnya) !"
"Iya...ahaha..."
Bel berbunyi dan semua masuk ke kelas.
"Perkenalkan namaku Hatake Kakashi sensei kelas kalian... Aku akan mengajari kalian tentang Sistematika dan bla bla bla..." Kata Sensei Kakashi Panjang lebar.
"Sensei ! Mana semangat masa muda mu !?" Kata Rock-Lee sambil menunjuk Sensei Kakashi.
"Ahahaha... Sudah ku buang jauh-jauh sepertinya..."
"Kenapa di buang ?!" Kata Rock-Lee meneteskan air matanya (Lebay).
"Aku tidak butuh itu..." Kata Sensei Kakashi menatap tajam Lee.
"hiii Takut...." Kata Lee terduduk kaku di kursinya.
"Sekarang kalian memperkenalkan diri masing-masing... mulai dari kanan !" Kata Sensei Kakashi.
"Namaku Uchiha Sasuke, umurku 13 tahun.."
"Namaku Aburame Shino, umurku 13 tahun.."
"Namaku Sabaku Gaara, umurku 13 tahun.."
Seterusnya dan seterusnya... Sampai yang paling ujung...
"Namaku Uzumaki Naruto, umurku 13 tahun..." Kata Naruto dengan suara pelan dan bernada Cool.
Pelajaranpun di mulai...
"Eh... Lihat Sakura, Dari tadi Hinata terus memperhatikan Naruto, anak Serigala itu.." Kata Ino yang duduk di sebelah Sakura.
"Apa dia tertarik dengan Anak Srigala itu ?"
"Aku juga tidak tahu..."
Bel-pun berbunyi..
“Sensei Kakashi tunggu…”
“Hinata ? Ada apa ?”
“Bisa ceritakan keluarga tentang Uzumaki Naruto ?”
“Anak itu ? hmm ok…”
“Secara singkat saja ya sensei…”
“Aku mengerti… Naruto adalah anak yang tidak memiliki orang tua maupun saudara… dia hidup menyendiri dan kadang bisa tidak perduli dengan keadaan tubuhnya… dia suka memaksakan diri sampai tubuhnya tidak bergerak…”
“Apa pekerjaan Naruto sensei ?”
“Mengurus perusahaan ayahnya…”
“Pasti dia sibuk sekali… Terimakasih sensei atas ceritanya…”
“Hanya Kamu siswa yang bertanya soal Naruto ? Kamu Tertarik dengannya ?”
“Hmm ? Iya… Apa yang bisa aku lakukan untuk membantunya sensei ?”
“Membantu Hatinya yang sedang tidak baik…”
“Bagaimana caranya ?”
“Kamu cari jawabannya sendiri…”
“Tapi…”
"Hinata.. Kita ke kantin yuk..." Kata Temari.
"Nanti aku susul kok Temari.."
"Aku tunggu ya... dah Hinata..."
"Iya.." Hinata kembali memperhatikan Naruto yang sedang baca buku orang dewasa yang sibuk bekerja. (Bukan yang berbahaya !)
'Aku sapa saja dia..' Kata Hinata dalam hati. Dan Hinata mulai berjalan ke tempat duduknya Naruto.
"Hai.. Salam kenal Naruto.. Namaku Hinata.. Bagaimana kalau kita ke kantin..." Kata Hinata malu.
Naruto melihat Hinata dengan tatapan dingin. Hinata menjadi tegang, mukanya merah.
"Aku sedang sibuk !" Kata Naruto yang kembali membaca bukunya.
"E...e...Ba..baiklah..." Kata Hinata Kaku.
Naruto mendapat julukan anak Serigala karena dia selalu bersifat dingin dan tidak perduli dengan sekitarnya. Dia begitu karena sibuk mengurusi perusahaan Ayahnya yg telah tiada.
“Hinata Kenapa Lama sekali ?”
“Gx koq.. tadi cuma ke toilet…”
“Owh…”
Bel Berbunyi dan Semua siswa kelas 1 masuk ke kelas.
“Siang ini kita… ngapain ya ?” Kata sensei Kakashi.
“Hey Kakashi ! Biar Aku yang ngurusin kelas ini ! Hahaha !” Kata Sensei Itachi.
“Ok…” Sensei Kakashi meninggalkan kelas sambil membaca buku… Orang Dewasa di atas 20 tahun.
“Kita akan belajar melukis…” Kata Sensei muda itu.
“…” Semua siswa terdiam.
“Sejak kapan kau jadi Sensei !!!” Kata Sasuke.
“Eh… Aku tidak sadar ada Sasuke…”
“Grr…”
“Siapa yang mau jadi model telanjangnya…?”
“Apa ?” Kata siswa cewek.
“Tidak ada ? Terpaksa aku yang menjadi modelnya… siapa yang setuju ?”
Gx ada yang nunjuk jari.
“Huhuhu…”
*Pulang~*
“Hinata ! Makan siangnya mana ?” Kata Neji.
“Iya.. Sebentar..”
*Cut ! Ini adalah cerita yang menyedihkan ! jangan di lanjutkan ! kasihan hinata !*
*Pagi…*
Hinata memasuki perkarangan dan melihat Naruto berdiri di belakang pohon Sakura yang tidak berbunga sama sekali.
“Naruto…”
“Hmm…” Naruto melihat Hinata yang khawatir.
“Kamu kenapa ?”
“Tidak ada…”
“Sedih ?”
“…”Naruto terdiam.
“Pulang sekolah aku boleh pergi ke rumah mu ?”
“Aku sibuk di rumah…”
“Aku akan membantu pekerjaan mu…”
“Tidak perlu…”
“Kenapa ?”
“Aku tidak butuh itu…”
“Manusia itu mahkluk sosial yang saling membutuhkan… tidak ada manusia yang hidup sendiri !”
“Apa kamu mengerti aku yang sekarang ? kamu sama saja dengan orang-orang yang tidak mempunyai perasaan ! yang tidak perduli hidup
orang lain !”
“Aku perduli kepadamu…”
“Kamu tidak tahu rasanya hidup seorang diri !”
“Naruto…”
Naruto meninggalkan Hinata. Bel berbunyi dan kembali ke pelajaran.
~~~~~~~~==========~~~~~~~~~
“Pagi… Hari ini kita akan belajar… Apa ya ?” Kata Sensei Kakashi.
“Permisi Kakashi… Biar aku yang mengajari mereka…”
“Silahkan Pein…” Lagi-lagi sensei Kakashi meninggalkan kelas dengan membaca buku orang dewasa.
“Pagi murid-murid ku…” Sambil angkat tangan sebelah.
“Pagi…”
“Kalian tahu apa itu Kedamaian ?”
“Tahu…”
“Apa ?”
“…”
“Katanya tahu !”
“tidak tahu sensei…”
“Aku akan bercerita… Kedamaian adalah bla bla bla bla bla….”
Bel berbunyi... Saatnya pulang.
~~~~~~~~~~==============~~~~~~~~~~
Naruto membuka pintu rumahnya dan…
“Naruto !! Aku akan membantumu…”
“Heh ! Kenapa kamu bisa di sini Hinata !”
“Sensei kakashi yang menunjukkan jalan masuk ke rumah mu…”
“Apa ? jangan-jangan…”
“hmm?”
“Yang setiap malam datang dan meletakkan sake di meja makan itu Sensei Kakashi !”
“Sake ?”
“Kenapa kamu di sini !”
“Aku membuatkanmu makan siang Naruto…”
*Di rumah Hinata, Neji membuat makanan yang rasanya Pahit dan Asin…*
“Terimakasih…” Baru kali ini Naruto bilang begitu.
“Eh…(///)” Bruk… dalam sekejap Hinata ambruk.
“E…Kenapa ?” Kata Naruto.
*Beberapa menit kemudian…*
“hmm… Aku dimana ?”
“Di kamarku…”
“Naruto…”
“Apa ?”
“Tidak… Aku Cuma berpikir bagaimana kamu membawaku ke sini…”
‘Deg !’ Naruto berdebar. Mukanya merah padam. Baru kali ini dia begitu.
“Naruto… kamu sakit ?”
“Ti…tidak…”
“Naruto…”
“Apa ?”
“Aku suka padamu…”Kata Hinata malu.
‘Deg ! Deg ! Deg !’ Lagi-lagi Naruto.
“Naruto?”
“Eh… Iya…”
“Iya ? Naruto menerimaku ! senangnya !” Hinata memeluk Naruto.
“Hinata……….”
“Mulai kapan hubungan kita Naruto…?”
“Terserah kamu saja…”
“Naruto….”
“hmm?”
“Aku sayang padamu….”
“…Terserah katamu…”
~~~~~~~==========~~~~~~~
Sebulan setelahnya Neji mengetahui Hubungan Hinata dengan Naruto.
“Hinata ! Pantas saja kamu jarang pulang cepat !”
“Heh ? Kenapa ?”
“Kamu pergi dengan Naruto ya ?”
“Tentu saja…”
“Kamu melupakan ku ?”
“Aku gx ingat namamu kemarin…?”
“Hinata !”
Hinata ketularan sifat Naruto. Naruto malah jadi seperti Hinata. Sungguh aneh pasangan ini…
Fufufu…
~Tamat~
Hinata First Love *END*
No No No ! *Part 1*
Ini mungkin note ku yang paling susah dimengerti karena bikinnya saat Indonesia Vs Malaysia jadi yah... Karena aku protes berat, stres sendiri, teriak teriak di rumah, mukul mukul bantal, dan pekerjaan yang susah di mengerti lainnya...
Ok ok... kita close opening ini dulu (?)
By : Itsumi-Chan
“Agh ! Sial kenapa para orang-orang atas itu memberi banyak tugas untuk kita, bukannya tiga orang saja sudah cukup, kenapa tambah satu orang lagi !!!” Kata anak cowok berusia 14 tahun yang sedang mengetik tugasnya.
“Sudahlah bukannya tambah ramai tambah seru ? Lagi pula, akukan cewek sendiri di antara dua cowok engga jelas kaya
kalian, Yakan ?”
“Engga jelas ?” Kata cowok satunya lagi.
“Jadi kita ngajak siapa untuk bergabung dalam kelompok kita ? Menurut Len Gimana ?”
“Putri S’blouse ! Katamu tadikan nyuruh ngajak seorang cewek lagi ?”
“Hmm… kita cari yang kemampuan sihirnya tinggi…”
“Siapa putri yang kemampuannya seperti itu ? Putri jaman sekarang kan sok tau sok pinter sok… pokoknya sok sok deh…” kata Mune S’blouse.
“Aku kenal putri dari Negara Sakura…” Kata Ray Foxesh (Cara bacanya Fox-Sees).
“Mino Sanches ?Kau Yakin Ray…” Kata Len Sthephoin
“Kenapa ? Salah ?” (_ _)’ Kata Ray.
“Dia anak elite ! Kau tahu kan Pangeran Foxesh ?” Kata Mune.
“Yayaya… tapi aku telah mengirimkan E-Mail kepadanya…”
“A… Secepat itu ? tampa pikir panjang lagi ?” Kata Len.
‘Dasar pangeran stres’ Kata nurani Mune.
_-_-_Sedikit Penjelasan_-_-_
[Bingung ? Yah coba baca sekali lagi, renungkanlah…]
[Masih Bingung ? Baiklah akan ku jelaskan sekali lagi..]
Mereka adalah penyetem dari Dunia InActive atau dunia yang sudah berkembang(Karena sangat aktif), Orang-orang atas atau Anggota penguasa yang memimpin setiap Kelompok, Kelompok-kelompok tersebut di ciptakan untuk memperbaiki bumi dengan Musik, mereka yang merubah dunia menjadi tenang. Orang-orang atas suka mengirimpan tugas yang tidak masuk akal untuk para penyetem (Secara Pribadi) dan Untuk Kelompok (Secara Bersama).
Tugas secara pribadi biasanya tugasnya hanya untuk diri sendiri, menyenangkan diri sendiri, dan untuk mendapatkan kekuatan baru. Tugas yang diberikan orang-orang atas akan menunjukkan kapan harus bertindak. Sedangkan Secara bersama adalah tugas yang lumayan berat, contoh : memperbaiki lingkungan yang rusak.
InActive jumlah pejabat tingginya sangat banyak, dan anggota kelompoknya adalah anak dari Raja yang berkuasa di setiap daerah ada juga anak Raja yang tidak ingin masuk ke Kelompok Orang-Orang atas karena merasa tidak pantas, ada juga yang karena MEMBOSANKAN.
_-_-_Pengenalan Tokoh 1_-_-_
Ray Foxesh (Ray Fox-Sees)
Cowok cool yang berusia 14 tahun, cukup dewasa, (Cukup ?) Ya karena dia itu cengeng ! Kekuatannya adalah Key Board, yang biasa dibawanya kemana mana. Sampai-sampai tubuhnya pendek banget (157 cm). Pangeran Negara Salju, oh ya, mungkin sifatnya memang keturunan dari Negaranya.
Len Sthephoin (Len Steep-Point)
Cowok yang periang wajahnya mirip kucing (Menurutku Ya), usianya sama dengan Ray. Kekuatan Pemukul Stick Drum Yang bisa menjadi stick besi. Pangeran Negara Tanah. Keluarganya adalah keluarga yang disebutkan sebagai Family Super Active, Karena yah, terlihat dari sifatnya.
Mune S’blouse (Tidak Disebutkan)
Cewek manis yang pada dasarnya keras sama cowok, yah mungkin karena punya adek laki-laki yang selalu memeranginya.Usia Sama dengan Ray dan Len Kekuatanya adalah DJ Mune S’Blouse ! Bisa mengubah not menjadi senjata yang bisa meledak begitu saja (Seperti Bom). Putri Negeri Air yang cendrung suka main-main.
Mino Sanches (Mino Sun-Cheese)
Cewek pemalu yang suka menolong. Usia 13 tahun Dia sengaja tidak bergabung ke kelompok orang-orang atas meskipun dari keluarga elite karena “KENAPA KALAU INGIN MENOLONG HARUS DISURUH-SURUH ?” begitu pikirnya. Kekuatannya Singing ! Nyanyian Surga kata anggota kelompoknya, kenapa begitu ya ?Dia dapat membuat orang tersadar dari kesalahannya, Mino Putri Negeri Sakura. Yang paling muda di antara anggota kelompoknya.
[Mau dilanjutkan ?] [Yes/No]
“Jadi apa yang kau katakan di E-Mail pada Mino ?” Kata Mune.
“Gampang aja, *Aku mengundangmu bergabung ke kelompok kami, kami kekurangan anggota, mohon bantuannya…* Begitu..”
“Terlalu lembut, maunya pake paksaan ! misalnya…* Bergabunglah dengan kelompok ku akan ku bunuh kau jika menolak.. By : Ray..*” Kata Len.
“dan Kau langsung masuk penjara…” Kata Mino.
“Ada balasan E-Mail, dari Putri Sanches..” Kata Ray Datar.
“Apa katanya ?”
“Hmm… *Dimana Tempat kelompokmu berkumpul ? Apa di sekitar Inggris ? Aku sedang di Inggris..* Keberuntungan Buat Kita, Dia Menerimanya…”
“Kalau begitu kamarnya di sebelah kamar ku saja ya..” Mune tersenyum mungkin karena sekelompok dengang cewek sekarang.
“Yaya…”
_-_-_Bertemu Princes Mino_-_-_
Setelah Malam tiba Ray memutuskan untuk jalan-jalan. Sepertinya dia sedang engga punya mood, tapi sebenarnya dia lagi ingin beli Cake buat di emut –emut (?).
‘Hmm… Kota yang indah’ (^.^) Mino berjalan di sekitar kota yangdi selimuti salju tebal. Udara terasa dingin, tapi…
‘Hiks hiks hiks…’
‘Tangisan ? Siapa yang menangis ?’ Suara tangisan terdengar dari ujung jalan.
“Ibu… dimana ?… hiks hiks..”
“eh…” Mino mendekati anak yang menangis.
“Maaf, kenapa menangis ?”
“Kakak, ibuku.. pergi… dia meninggalkan ku…” Anak itu berkata dengan terhisak-hisak.
“Dia tidak akan meninggalkan mu kok tenang saja, tersenyumlah ibumu akan datang,,” Mino tersenyum dan mulai menyanyikan lagu yang indah, dalam sekejap segala kegundahan kesedihan lenyap. Inikah nyanyian surga ?
“Tersenyumlah…♪ Senyuman akan menenangkan hati…♪ Hilangkan rasa sedih dan mulailah dengan menyanyikan lagu indah…♪” Anak itu tersenyum. (nyanyikan dengan irama kalian sendiri lah..)
Ditempat lain Ibu dari anak yang hilang tadi mencari polisi terdekat untuk melaporkan kalau anaknya hilang, tapi belum sempat ibu itu melaporkan kepada polisi, ibu itu merasa terpanggil, dan berlali mencari anaknya.
“Anakku….”
“Ibu !!”
“Terimakasih ya nak telah menjaga anak ibu…”
“Tidak masalah…” Ray melihat kejadian itu dari jauh, dan berjalan menghampiri Mino.
“Mino…”
“Eh…Pangeran…Kenapa disini ?”
“Kakak ! Terima kasih telah menemaniku… Ini buat kakak…” Anak itu memberikan kalung indah.
“Eh tidak apa-apa, kamu simpan saja…”
“Sebagai rasa terimakasih kok kak…”
“Terimakasih…”
Anak itu melambaikan tangan pada Mino dan sepertinya begitu gembira.
“Hai, Putri Mino…”
“Eh iya…”
“Apa kau diberi tugas untuk menyanyikan lagu untuk anak itu ?”
“Tidak… kenapa ?”
“Apa kau tidak merasa rugi ? Kau telah melakukan sihir di nyanyianmu.. Itu cukup menguras tenaga bukan ?”
“Tentu saja tidak… aku hanya ingin melihat orang tersenyum… Itu sudah membuatku senang…”
“hmm…”
“Maaf, apa kau tidak merasa dingin menggunakan baju itu ?” Mino sepertinya memperhatikan pangeran Ray, yang bajunya benar-benar tidak sesuai cuaca (Memakai baju musim panas).
“Tidak”
‘Eh benar juga, dia memang anti dingin… kalo musim panas bajunya gimana ya ?’ Mino tampak kebingungan.
_-_-_Bicara sama Anak Elite Itu Memang engga mudah ya.._-_-_
“Sudah berapa lama kau di inggris ?” Kata Ray yang sedang mengemut-emut short cake-nya (?).
“baru beberapa hari..”
“Sekarang kau mau kemana ?”
“A ? bukannya ke tempat kelompokmu yang lain ? tujuanmu kemana memangnya ?”
“Jalan-jalan saja…”
“e…”
Merekapun memutar arah.
“Jadi anak elite itu enak engga ?” Kata Ray.
“Bukannya kamu anak elite juga ?”
“selama ini aku mengira kalau aku hanya anak seorang Raja…”
“Apa bedanya ? Aku juga anak seorang raja..”
“Beda, aku engga pernah di sebut anak elite, setiap dengar nama mu pasti ada kata elite yang disebutkan… Tapi jika aku mendengar namaku pasti hanya ada kata Pangeran…”
Mino hanya tersenyum mendengar kata-kata pangeran Ray.
“Apa yang lucu ?”
“Tidak ada…”
<Bersambung>
Susah dimengertikan ?
Engga percaya !
Pangeran/Putri yang kerajaannya Hancur...
Oh My God..
No No No ! Part 1 End...
Ok ok... kita close opening ini dulu (?)
By : Itsumi-Chan
“Agh ! Sial kenapa para orang-orang atas itu memberi banyak tugas untuk kita, bukannya tiga orang saja sudah cukup, kenapa tambah satu orang lagi !!!” Kata anak cowok berusia 14 tahun yang sedang mengetik tugasnya.
“Sudahlah bukannya tambah ramai tambah seru ? Lagi pula, akukan cewek sendiri di antara dua cowok engga jelas kaya
kalian, Yakan ?”
“Engga jelas ?” Kata cowok satunya lagi.
“Jadi kita ngajak siapa untuk bergabung dalam kelompok kita ? Menurut Len Gimana ?”
“Putri S’blouse ! Katamu tadikan nyuruh ngajak seorang cewek lagi ?”
“Hmm… kita cari yang kemampuan sihirnya tinggi…”
“Siapa putri yang kemampuannya seperti itu ? Putri jaman sekarang kan sok tau sok pinter sok… pokoknya sok sok deh…” kata Mune S’blouse.
“Aku kenal putri dari Negara Sakura…” Kata Ray Foxesh (Cara bacanya Fox-Sees).
“Mino Sanches ?Kau Yakin Ray…” Kata Len Sthephoin
“Kenapa ? Salah ?” (_ _)’ Kata Ray.
“Dia anak elite ! Kau tahu kan Pangeran Foxesh ?” Kata Mune.
“Yayaya… tapi aku telah mengirimkan E-Mail kepadanya…”
“A… Secepat itu ? tampa pikir panjang lagi ?” Kata Len.
‘Dasar pangeran stres’ Kata nurani Mune.
_-_-_Sedikit Penjelasan_-_-_
[Bingung ? Yah coba baca sekali lagi, renungkanlah…]
[Masih Bingung ? Baiklah akan ku jelaskan sekali lagi..]
Mereka adalah penyetem dari Dunia InActive atau dunia yang sudah berkembang(Karena sangat aktif), Orang-orang atas atau Anggota penguasa yang memimpin setiap Kelompok, Kelompok-kelompok tersebut di ciptakan untuk memperbaiki bumi dengan Musik, mereka yang merubah dunia menjadi tenang. Orang-orang atas suka mengirimpan tugas yang tidak masuk akal untuk para penyetem (Secara Pribadi) dan Untuk Kelompok (Secara Bersama).
Tugas secara pribadi biasanya tugasnya hanya untuk diri sendiri, menyenangkan diri sendiri, dan untuk mendapatkan kekuatan baru. Tugas yang diberikan orang-orang atas akan menunjukkan kapan harus bertindak. Sedangkan Secara bersama adalah tugas yang lumayan berat, contoh : memperbaiki lingkungan yang rusak.
InActive jumlah pejabat tingginya sangat banyak, dan anggota kelompoknya adalah anak dari Raja yang berkuasa di setiap daerah ada juga anak Raja yang tidak ingin masuk ke Kelompok Orang-Orang atas karena merasa tidak pantas, ada juga yang karena MEMBOSANKAN.
_-_-_Pengenalan Tokoh 1_-_-_
Ray Foxesh (Ray Fox-Sees)
Cowok cool yang berusia 14 tahun, cukup dewasa, (Cukup ?) Ya karena dia itu cengeng ! Kekuatannya adalah Key Board, yang biasa dibawanya kemana mana. Sampai-sampai tubuhnya pendek banget (157 cm). Pangeran Negara Salju, oh ya, mungkin sifatnya memang keturunan dari Negaranya.
Len Sthephoin (Len Steep-Point)
Cowok yang periang wajahnya mirip kucing (Menurutku Ya), usianya sama dengan Ray. Kekuatan Pemukul Stick Drum Yang bisa menjadi stick besi. Pangeran Negara Tanah. Keluarganya adalah keluarga yang disebutkan sebagai Family Super Active, Karena yah, terlihat dari sifatnya.
Mune S’blouse (Tidak Disebutkan)
Cewek manis yang pada dasarnya keras sama cowok, yah mungkin karena punya adek laki-laki yang selalu memeranginya.Usia Sama dengan Ray dan Len Kekuatanya adalah DJ Mune S’Blouse ! Bisa mengubah not menjadi senjata yang bisa meledak begitu saja (Seperti Bom). Putri Negeri Air yang cendrung suka main-main.
Mino Sanches (Mino Sun-Cheese)
Cewek pemalu yang suka menolong. Usia 13 tahun Dia sengaja tidak bergabung ke kelompok orang-orang atas meskipun dari keluarga elite karena “KENAPA KALAU INGIN MENOLONG HARUS DISURUH-SURUH ?” begitu pikirnya. Kekuatannya Singing ! Nyanyian Surga kata anggota kelompoknya, kenapa begitu ya ?Dia dapat membuat orang tersadar dari kesalahannya, Mino Putri Negeri Sakura. Yang paling muda di antara anggota kelompoknya.
[Mau dilanjutkan ?] [Yes/No]
“Jadi apa yang kau katakan di E-Mail pada Mino ?” Kata Mune.
“Gampang aja, *Aku mengundangmu bergabung ke kelompok kami, kami kekurangan anggota, mohon bantuannya…* Begitu..”
“Terlalu lembut, maunya pake paksaan ! misalnya…* Bergabunglah dengan kelompok ku akan ku bunuh kau jika menolak.. By : Ray..*” Kata Len.
“dan Kau langsung masuk penjara…” Kata Mino.
“Ada balasan E-Mail, dari Putri Sanches..” Kata Ray Datar.
“Apa katanya ?”
“Hmm… *Dimana Tempat kelompokmu berkumpul ? Apa di sekitar Inggris ? Aku sedang di Inggris..* Keberuntungan Buat Kita, Dia Menerimanya…”
“Kalau begitu kamarnya di sebelah kamar ku saja ya..” Mune tersenyum mungkin karena sekelompok dengang cewek sekarang.
“Yaya…”
_-_-_Bertemu Princes Mino_-_-_
Setelah Malam tiba Ray memutuskan untuk jalan-jalan. Sepertinya dia sedang engga punya mood, tapi sebenarnya dia lagi ingin beli Cake buat di emut –emut (?).
‘Hmm… Kota yang indah’ (^.^) Mino berjalan di sekitar kota yangdi selimuti salju tebal. Udara terasa dingin, tapi…
‘Hiks hiks hiks…’
‘Tangisan ? Siapa yang menangis ?’ Suara tangisan terdengar dari ujung jalan.
“Ibu… dimana ?… hiks hiks..”
“eh…” Mino mendekati anak yang menangis.
“Maaf, kenapa menangis ?”
“Kakak, ibuku.. pergi… dia meninggalkan ku…” Anak itu berkata dengan terhisak-hisak.
“Dia tidak akan meninggalkan mu kok tenang saja, tersenyumlah ibumu akan datang,,” Mino tersenyum dan mulai menyanyikan lagu yang indah, dalam sekejap segala kegundahan kesedihan lenyap. Inikah nyanyian surga ?
“Tersenyumlah…♪ Senyuman akan menenangkan hati…♪ Hilangkan rasa sedih dan mulailah dengan menyanyikan lagu indah…♪” Anak itu tersenyum. (nyanyikan dengan irama kalian sendiri lah..)
Ditempat lain Ibu dari anak yang hilang tadi mencari polisi terdekat untuk melaporkan kalau anaknya hilang, tapi belum sempat ibu itu melaporkan kepada polisi, ibu itu merasa terpanggil, dan berlali mencari anaknya.
“Anakku….”
“Ibu !!”
“Terimakasih ya nak telah menjaga anak ibu…”
“Tidak masalah…” Ray melihat kejadian itu dari jauh, dan berjalan menghampiri Mino.
“Mino…”
“Eh…Pangeran…Kenapa disini ?”
“Kakak ! Terima kasih telah menemaniku… Ini buat kakak…” Anak itu memberikan kalung indah.
“Eh tidak apa-apa, kamu simpan saja…”
“Sebagai rasa terimakasih kok kak…”
“Terimakasih…”
Anak itu melambaikan tangan pada Mino dan sepertinya begitu gembira.
“Hai, Putri Mino…”
“Eh iya…”
“Apa kau diberi tugas untuk menyanyikan lagu untuk anak itu ?”
“Tidak… kenapa ?”
“Apa kau tidak merasa rugi ? Kau telah melakukan sihir di nyanyianmu.. Itu cukup menguras tenaga bukan ?”
“Tentu saja tidak… aku hanya ingin melihat orang tersenyum… Itu sudah membuatku senang…”
“hmm…”
“Maaf, apa kau tidak merasa dingin menggunakan baju itu ?” Mino sepertinya memperhatikan pangeran Ray, yang bajunya benar-benar tidak sesuai cuaca (Memakai baju musim panas).
“Tidak”
‘Eh benar juga, dia memang anti dingin… kalo musim panas bajunya gimana ya ?’ Mino tampak kebingungan.
_-_-_Bicara sama Anak Elite Itu Memang engga mudah ya.._-_-_
“Sudah berapa lama kau di inggris ?” Kata Ray yang sedang mengemut-emut short cake-nya (?).
“baru beberapa hari..”
“Sekarang kau mau kemana ?”
“A ? bukannya ke tempat kelompokmu yang lain ? tujuanmu kemana memangnya ?”
“Jalan-jalan saja…”
“e…”
Merekapun memutar arah.
“Jadi anak elite itu enak engga ?” Kata Ray.
“Bukannya kamu anak elite juga ?”
“selama ini aku mengira kalau aku hanya anak seorang Raja…”
“Apa bedanya ? Aku juga anak seorang raja..”
“Beda, aku engga pernah di sebut anak elite, setiap dengar nama mu pasti ada kata elite yang disebutkan… Tapi jika aku mendengar namaku pasti hanya ada kata Pangeran…”
Mino hanya tersenyum mendengar kata-kata pangeran Ray.
“Apa yang lucu ?”
“Tidak ada…”
<Bersambung
Susah dimengertikan ?
Engga percaya !
Pangeran/Putri yang kerajaannya Hancur...
Oh My God..
Jumat, 24 Desember 2010
Yeay !!
Akhirnya sampai juga di Bukittinggi !
Siapa yang liburan ke sini bilang ya !!
Aku tunggu di jam gadang..
Pagi ini kegiatanku, main main main, kalian pasti bertanya "Kenapa Kaga Bosen Bosen Loe ?", Yakan, aku sibuk ingin level 30 mengalahkan ade' ku yg udh duluan ! Begitu sih menurutku ya..
Wkwkwkw
>w< !
Nanti siang main lagi, malam juga main lagi, tapi main kerumah saodara, hahaha...
Mungkin aku bikin cerita saat liburan, jangan lupa baca ya !
By : Itsumi-Chan !
Rabu, 22 Desember 2010
Langganan:
Komentar (Atom)












